cybernewsindonesia.id I Brebes – Banjir merendam Jalur Pantura ruas Pejagan–Ketanggungan, Kabupaten Brebes, pada Rabu (25/3/2026) malam, menyebabkan arus balik Lebaran terganggu. Genangan air setinggi sepinggul orang dewasa membuat jalur utama tersebut lumpuh total dan memaksa petugas kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas.
Banjir dipicu luapan Sungai Babakan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak sore hari. Sungai tersebut meluap sekitar pukul 17.00 WIB, merendam pemukiman Desa Cikeusal Lor dan Desa Buaran. Sekitar pukul 23.46 WIB, genangan meluas hingga ke badan jalan Pantura, mengakibatkan kemacetan panjang pada kendaraan yang hendak menuju Jakarta.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Wibowo Budi Santoso, mengatakan bahwa pihaknya saat ini memfokuskan diri pada evakuasi warga dan pendataan keluarga terdampak.
"Kami saat ini sedang fokus evakuasi dan pendataan. Untuk laporan resmi akan menyusul," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin parah, kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan yang melintas dari arah Bumiayu menuju Ketanggungan dialihkan melalui Flyover Klonengan menuju Slawi. Sementara itu, kendaraan yang keluar dari gerbang tol Pejagan diarahkan belok kiri menuju jalur Pantura alternatif lainnya.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Brebes mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tidak ada kendaraan yang melintas di titik banjir karena ketinggian air masih cukup tinggi.
"Saat ini di titik banjir nihil kendaraan karena genangan air yang cukup tinggi. Kami memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk menjamin keamanan arus balik," ungkap petugas Satlantas Brebes.
Menurut Iqbal Warga setempat , menjelaskan bahwa banjir kerap terjadi di wilayah tersebut akibat sedimentasi parah di Sungai Babakan. Menurutnya, masyarakat setempat telah mengajukan permintaan pengerukan sungai untuk mengatasi pendangkalan yang menjadi penyebab utama luapan air.
Hingga berita ini diturunkan, puluhan warga yang terdampak telah dievakuasi ke tempat aman menggunakan perahu karet. Pihak berwenang terus memantau perkembangan kondisi untuk mengambil langkah antisipasi selanjutnya.
Reporter : Aan