cybernewsindonesia.id | Kabupaten Tegal — Sebanyak 100 pelajar di Kabupaten Tegal berhasil memperoleh sertifikat pelatihan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diselenggarakan Polres Tegal bekerja sama dengan AI Ready ASEAN, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan pelatihan berlangsung pada Rabu (5/2/2026) di Lantai 2 Gedung PMI Kabupaten Tegal dan diikuti pelajar terpilih dari 10 sekolah menengah atas.
Program bertajuk “AI Ready ASEAN” ini merupakan kolaborasi AI ASEAN—yang didukung Google Foundation—bersama Polda Jawa Tengah dalam rangka memperkenalkan sekaligus mengedukasi generasi muda terkait pemanfaatan teknologi AI.
Polres Tegal dipercaya menjadi salah satu satuan kewilayahan pelaksana pilot project program tersebut di Jawa Tengah.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa para peserta merupakan pelajar pilihan yang mendapatkan kesempatan istimewa untuk memperdalam pengetahuan mengenai kecerdasan buatan, teknologi yang kini berperan besar dalam berbagai sektor kehidupan.
“Diharapkan melalui pelatihan ini, para pelajar mampu meningkatkan literasi digital, memahami perkembangan teknologi, serta memanfaatkan AI secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab,” ujar Kapolres.
Pelatihan menghadirkan trainer bersertifikasi, yaitu Bripka Winara Setyo Permadi, Brigadir Irfan Rizqi Mulyawan, S.H., Nani Hidayati, M.Pd., dan Ashhab Aghnil Hakim, S.T. Materi yang diberikan mencakup pengenalan dasar AI, jenis-jenis kecerdasan buatan, etika dan keterbatasan AI, hingga praktik langsung pembuatan prompt agar penggunaan AI dapat dilakukan secara optimal dan produktif.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Keaktifan pelajar dalam diskusi dan sesi tanya jawab membuat kegiatan yang semula dijadwalkan selesai pukul 12.00 WIB diperpanjang hingga pukul 14.00 WIB guna mengakomodasi semangat belajar mereka.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Tegal berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, siap menghadapi tantangan era digital, serta mampu memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung pendidikan maupun inovasi di masa depan.
Reporter : Aan