Pemalang - cyber News Indonesia -  Pemerintah Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, resmi memulai tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2026 dengan menggelar musyawarah pembentukan Panitia dan Pengawas Pilkades yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Asemdoyong, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Pj Kepala Desa Asemdoyong Edi Siswanto, Kasi Pemerintahan Kecamatan Taman Nuridin yang mewakili Camat Taman Deddy, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Pembentukan panitia dan pengawas Pilkades menjadi langkah awal yang sangat penting dalam memastikan pelaksanaan Pilkades 2026 berjalan sesuai ketentuan, transparan, demokratis, serta mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Asemdoyong Edi Siswanto menyampaikan bahwa pembentukan panitia dan pengawas Pilkades merupakan tahapan strategis yang akan menentukan kualitas penyelenggaraan Pilkades ke depan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur masyarakat yang hadir dan ikut berpartisipasi dalam musyawarah ini. 

Pembentukan panitia dan pengawas Pilkades bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi, tetapi merupakan bagian penting dalam mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan," ujar Edi Siswanto.

Ia berharap panitia dan pengawas yang nantinya terpilih dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan integritas dalam setiap tahapan Pilkades.

"Saya berharap seluruh panitia dan pengawas yang terbentuk mampu bekerja secara profesional, independen, dan menjaga netralitas. Mari bersama-sama kita sukseskan Pilkades 2026 agar berjalan aman, tertib, lancar, dan menghasilkan pemimpin terbaik yang benar-benar mendapat amanah dari masyarakat Desa Asemdoyong," tambahnya.

Edi juga mengajak seluruh warga untuk menjaga kondusivitas desa serta memperkuat semangat kebersamaan meskipun nantinya terdapat perbedaan pilihan politik.

"Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun jangan sampai perbedaan tersebut memecah persatuan warga. 
Yang terpenting adalah menjaga kerukunan, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan Desa Asemdoyong," tegasnya.

Mewakili Camat Taman, Nuridin Tekankan Netralitas dan Persatuan
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Taman Nuridin yang hadir mewakili Camat Taman Deddy menegaskan pentingnya netralitas panitia dan pengawas Pilkades dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa.

"Mewakili Bapak Camat Taman, kami mengingatkan bahwa panitia dan pengawas memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan sukses tidaknya pelaksanaan Pilkades. Oleh karena itu, mereka harus mampu menjaga integritas, bersikap netral, dan bekerja sesuai aturan yang berlaku," kata Nuridin.

Menurutnya, profesionalitas penyelenggara menjadi salah satu kunci utama agar seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin desa yang benar-benar dipilih masyarakat secara demokratis.

Selain itu, Nuridin juga mengajak seluruh warga Desa Asemdoyong untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai kepentingan politik selama proses Pilkades berlangsung.

"Siapa pun yang nantinya mencalonkan diri dan terpilih menjadi kepala desa, semuanya adalah putra-putri terbaik Desa Asemdoyong. 

Karena itu mari kita sikapi Pilkades dengan bijak dan dewasa. Beda pilihan boleh, tetapi persatuan, kerukunan, dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas utama," ujarnya.

Musyawarah berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan demokratis. Sejumlah peserta menyampaikan masukan terkait kriteria panitia dan pengawas yang diharapkan memiliki pemahaman regulasi, independensi, serta komitmen untuk menjaga jalannya Pilkades secara jujur dan adil.

Dengan dimulainya pembentukan Panitia dan Pengawas Pilkades ini, Desa Asemdoyong resmi memasuki tahapan awal persiapan Pilkades Serentak Tahun 2026.