Breaking News

Pencak Silat Jember Championship 3 Digelar, Bupati Siapkan Beasiswa bagi Atlet Berprestasi

Cybernewsindonesia.id - JEMBER // Kejuaraan Pencak Silat Jember Championship 3 resmi digelar pada Sabtu (14/2/2026). Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga daerah, tetapi telah berkembang menjadi magnet nasional dengan kehadiran ratusan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia.

Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Jember, Ahmad Halim, menyebutkan kejuaraan tahun ini diikuti peserta dari tujuh provinsi, yakni Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Jawa Timur sebagai tuan rumah.

“Antusiasme sangat tinggi. Total ada sekitar 800 atlet yang bertanding. Jumlah ini bahkan sudah kami batasi agar pelaksanaan tetap efektif,” ujar Halim dalam laporannya.

Peserta tidak hanya berasal dari perguruan silat, tetapi juga dari berbagai institusi pendidikan, mulai dari sekolah umum, perguruan tinggi, hingga pondok pesantren. 

Salah satu peserta tercatat berasal dari Universitas Trisakti Jakarta, serta delegasi Pondok Pesantren Nurul Jadid dengan 35 atlet.

Kejuaraan tahun ketiga ini juga mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, piagam penghargaan para juara ditandatangani langsung oleh Bupati Jember. Halim menilai hal tersebut memiliki nilai strategis bagi masa depan atlet, khususnya dalam akses pendidikan.

“Sertifikat ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bisa menjadi pintu masuk pendidikan. Kami berharap para juara di tingkat SD, SMP, hingga SMA mendapatkan rekomendasi khusus saat melanjutkan sekolah,” katanya.

IPSI Jember juga mengajukan sejumlah usulan kepada Pemerintah Kabupaten Jember, di antaranya bantuan pendidikan bagi atlet berprestasi yang sedang menempuh kuliah, serta apresiasi lanjutan bagi peraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

“Kami ingin prestasi olahraga sejalan dengan jaminan masa depan atlet, baik melalui pendidikan maupun kesempatan kerja,” ujar Halim.

Sementara itu, Gus Fawait, Bupati Kabupaten Jember, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung generasi muda berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Pemerintah hadir untuk mengawal masa depan anak-anak kita yang berprestasi,” kata Gus Fawait.

Ia menjelaskan, Pemkab Jember memberikan kemudahan akses pendidikan bagi para juara, mulai dari kebebasan memilih SMP bagi lulusan SD, pendampingan masuk SMA bagi lulusan SMP, hingga prioritas beasiswa pendidikan tinggi bagi lulusan SMA/SMK/Aliyah.

Selain berdampak pada prestasi, Gus Fawait menilai kejuaraan berskala nasional ini juga memberikan efek ekonomi yang signifikan. Kehadiran sekitar 860 atlet beserta pendamping turut menggerakkan sektor perhotelan, UMKM, hingga pedagang kaki lima di Jember.

“Event olahraga seperti ini memutar roda ekonomi masyarakat dan memperkuat Jember sebagai daerah tujuan kegiatan nasional,” ujarnya.

Lebih jauh, Gus Fawait menekankan bahwa kompetisi olahraga menjadi sarana strategis untuk menekan kenakalan remaja. Menurutnya, ruang ekspresi positif sangat dibutuhkan generasi muda agar energi mereka tersalurkan secara produktif.

“Olahraga adalah solusi nyata untuk membangun karakter sekaligus menjauhkan anak-anak muda dari aktivitas negatif,” pungkasnya.

Wiwik
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id