Cybernewsindonesia.id | Songgon — Semangat garis lurus dan tegap mewarnai pagi di lapangan SMK Nurut Taqwa Songgon. Kamis (16/7/2026), sebanyak 443 siswa-siswi baru kelas X mengikuti pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Bela Negara sebagai bagian dari rangkaian Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 08.45 WIB ini menghadirkan langsung tiga personel Koramil 0825/20 Songgon sebagai pelatih, menandakan sinergi kuat antara dunia pendidikan dan institusi pertahanan dalam membentuk karakter generasi muda.
Kehadiran Peltu Zainul Arifin, Bintara Tinggi Tata Usaha Urusan Dalam (Batituud) Koramil Songgon, didampingi dua Babinsa yakni Serka Pujiyanto dan Sertu Sudarto, membawa nuansa disiplin militer yang membakar semangat para siswa baru.
Kegiatan diawali dengan pengarahan tegas dari Batituud, dilanjutkan pemanasan senam sehat bersama, pemberian materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang menanamkan nilai cinta tanah air, hingga puncaknya praktik langsung baris-berbaris di bawah komando para prajurit.
Kepala Sekolah Achmad Nasir, S.Pd beserta jajaran dewan guru turut mendampingi jalannya kegiatan yang berlangsung tertib, lancar, dan aman dari awal hingga akhir.
Menanggapi kegiatan ini, Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon, Kapten Kaveleri Andoko, menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara TNI dan lembaga pendidikan. "Pelatihan PBB dan Bela Negara ini bukan sekadar rutinitas MPLS semata, melainkan investasi jangka panjang bagi bangsa.
Kedisiplinan yang ditanamkan sejak bangku sekolah akan menjadi fondasi karakter generasi penerus yang tangguh, cinta NKRI, dan siap menghadapi tantangan zaman," tegas Kapten Andoko.
Ia juga menekankan bahwa jajarannya siap terus mendukung program-program sekolah di wilayah teritorial Koramil Songgon demi mewujudkan generasi muda yang berdisiplin dan berjiwa nasionalis.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Koramil 0825/20 Songgon dalam menjalankan fungsi teritorial, tak hanya menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga aktif membangun karakter bangsa melalui pendidikan.
Dengan berakhirnya pelatihan secara aman dan tertib, diharapkan nilai-nilai kedisiplinan, kebangsaan, dan bela negara yang ditanamkan hari ini akan terus melekat dan membentuk 443 siswa-siswi baru SMK Nurut Taqwa Songgon menjadi generasi yang tangguh, disiplin, dan cinta tanah air.
~Kodim Banyuwangi semakin Produktif,
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
(Alex)