Cybernewsindonesia.id | Bondowoso 17-07-2026 -
Halaman Pondok pesantren
NURUL KHALIL dipadati ribuan santri alumni dan masyarakat yang berkumpul guna mengelar acara tahlil dan doa bersama yang dimulai pukul 18:00 bak"da Ishak guna memperingati wafatnya pengasuh pondok pesantren NURUL KHALIL "KH.MAS MUHAMMAD UBAYDILLAH NUR KHOLIL.
peringatan hari wafat 100 hari atau nyatus" almarhum KH.MAS MUHAMMAD UBAYDILLAH NUR KHOLIL ini menjadi momentum untuk mengenang jasa-jasa sang guru, beliau sebagai tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga tokoh NU (Nahdlatul ulama) kab, Bondowoso.
KH.mas Ubaidillah adalah keturunan langsung tuan guru KH.Muslim Ikrom Pendiri pertama pondok pesantren Jhegheteh, yang berdiri sejak tahun 1769, yang merupakan pesantren tertua di Bondowoso, bahkan tertua di karesidenan Besuki.
acara berlangsung khitmat serta khusuk di tempat beliau yang berada di Ds, poncogati, kec,curahdami kab, Bondowoso.
acara berlangsung di halaman pondok pesantren Nurul Khalil,
di awali dengan tawasul pembacaan surah "Yasin kemudian pembacaan tahlil, tausiyah dan di tutup dengan Do"a.
semasa hidupnya, almarhum KH.MAS MUHAMMAD UBAYDILLAH NUR KHOLIL dikenal sebagai sosok yang gigih dalam menyiarkan Agama Islam, dan merupakan orang yang berbudi luhur, sopan dan tawadhu" serta sangat perduli dengan pendidikan "umat.
kepergian almarhum tentu meninggalkan duka mendalam bagi santri dan santriwati,,alumni serta masyarakat.
mulai siarkan pers ini, panitia dan keluarga mengajak kepada semua lapisan masyarakat Muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memnjatkan do"a,
kehadiran para jamaah diharapkan menjadi bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan terimakasih kita semua Kepada sang guru atas dedikasi almarhum semasa hidupnya,
acara berlangsung dengan aman, nyaman dan tenang dengan adanya pengawalan yang di bantu oleh Banser sejak dari awal acara hingga akhir.
(Rahmatullah)