Breaking News

Obyek wisata pantai Widuri semakin tertinggal, butuh kerja ekstra dari dinas terkait untuk kembali di minati wisatawan


Pemalang - cyber News Indonesia 
Selasa 24/3/2026
Semakin kesini semakin di tinggal oleh wisatawan lebaran kali ini nuansa lebaran yang dulu sangat terasa kini terkikis oleh zaman, seiring tumbuhnya wisata wisata di pedesaan dan taman kota dan kurangnya perawatan oleh pihak dinas menjadikan obyek wisata pantai Widuri yang dulu rame menjadi sangat sepi.

Dulu pedagang pedagang kaki lima sangat bersemangat berjualan di area wisata pantai Widuri,tapi sejak adanya wabah korona di tahun 2019 semua jadi berubah total ,kolam renang juga tempat bermain anak water park kini tinggal kenangan janji janji politik pun kini tinggal hisapan jempol.
Hal itu di benarkan olih pihak pengelola obyek wisata pantai Widuri kabupaten Pemalang mengatakan"lebaran kali ini memang sangat sepi beda dengan lebaran sebelum nya ,mungkin karena ekonomi semakin sulit atau bisa saja tahun ini terlalu banyak bencana hingga wisata lokal yang biasanya berkunjung ke sini menjadi malas,mungkin juga ada faktor faktor yang lain terangnya,

Wisatawan lokal asal Comal juga menuturkan pada kami awak media bahwa obyek wisata pantai Widuri harus segera berbenah agar tidak kalah dengan obyek wisata baru yang ada di kabupaten Pemalang atau sekitarnya ,dulu wisata ini menjadi favorit wisatawan lokal atau luar kota mungkin karena penataan parkir juga pedang yang kurang pas menjadikan wisata ini jadi terlihat kumuh juga keliatan kurang terawat tuturnya
Ketua paguyuban obyek wisata pantai Widuri pun ikut angkat bicara juga membenarkan kalo pengunjung obyek wisata pantai Widuri kali ini semakin berkurang atau boleh di katakan sepi pengunjung ,kami sebagai pedagang ikut merasakan dampak dari semua ini ,

Harapan kami supaya pihak dinas terkait bisa mengevaluasi semua kinerja dinas pariwisata terutama di bagian lapangan, penataan parkir sepeda motor dan mobil yang kurang pas juga penataan tempat pedagang yang seperti tak aturan padahal kami dari paguyuban sudah memberi tahu pada mereka mungkin kurang dukungan dari dinas terkait sehingga anggota kami selalu membantah dan tak mengindah Kanya .
Tak sampai itu saja pelayanan petugas tiketting juga petugas kebersihan yang menurut kami kurang profesional dalam menjalankan tugasnya.

Biro pemalang :
Nurokais
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id