Cybernewsindonesia.id - Jember // Pemerintah Kabupaten Jember mencatat capaian signifikan pada tahun anggaran 2025 dengan lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga lebih dari 36 persen. Peningkatan ini dinilai sebagai hasil dari strategi kebijakan yang tidak membebani masyarakat melalui penambahan pajak baru.
Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan capaian tersebut usai menghadiri agenda Penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).
Ia menegaskan bahwa pendekatan yang diterapkan pemerintah daerah berfokus pada peningkatan partisipasi wajib pajak, bukan pada peningkatan tarif.
Menurutnya, pemberian insentif dan pengurangan beban pajak justru mendorong kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya. Dengan basis wajib pajak yang semakin luas, pendapatan daerah dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Ketika beban pajak lebih ringan, masyarakat lebih terdorong untuk taat. Dampaknya, jumlah pembayar meningkat dan pendapatan daerah ikut terdongkrak,” ujarnya.
Strategi tersebut, lanjutnya, bukan hal baru. Ia mengaku pernah menerapkannya saat menjabat di DPRD Provinsi Jawa Timur melalui program pemutihan pajak kendaraan, yang saat itu mampu meningkatkan penerimaan secara signifikan.
Dampak kebijakan ini juga terlihat pada sektor pariwisata.
Penyesuaian harga tiket di sejumlah destinasi unggulan seperti Pantai Papuma dan Watu Ulo justru memicu lonjakan kunjungan wisatawan.
Peningkatan volume kunjungan tersebut berkontribusi langsung terhadap pendapatan daerah.
Secara keseluruhan, indikator ekonomi Jember sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi tercatat melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur, disertai dengan perbaikan pada aspek kesejahteraan masyarakat, termasuk penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
Gus Fawait menyebut, keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari pemerataan hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat.
Meski sebagian program belum sepenuhnya tercatat dalam laporan tahun 2025 akibat penyesuaian administrasi, pemerintah daerah memastikan seluruh program prioritas tetap berjalan sesuai rencana.
Dengan capaian tersebut, Pemkab Jember optimistis mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah pada 2026, di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.
(Wiwik)