Cybernewsindonesia.id | BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai mengarahkan perubahan pola mobilitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari strategi penghematan energi. Bupati Ipuk Fiestiandani menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan bagian dari mitigasi menghadapi ketidakpastian global.
Selain penerapan satu hari kerja dari rumah (WFH), Pemkab Banyuwangi kini mendorong ASN untuk mengurangi penggunaan kendaraan dinas. Sebagai gantinya, ASN diimbau memanfaatkan transportasi umum, layanan transportasi online, hingga sepeda kayuh untuk aktivitas harian menuju kantor.
Menurut Ipuk, kebijakan ini selaras dengan arahan Prabowo Subianto yang meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak dinamika geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi stabilitas energi dunia.
“Ini bukan semata penghematan, tapi langkah antisipatif. Kita ingin ASN menjadi pelopor dalam penggunaan energi yang lebih bijak,” ujar Ipuk saat memberikan arahan kepada jajaran ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi.
Ia menilai, perubahan pola mobilitas tersebut juga membawa dampak positif lain, terutama dari sisi kesehatan. ASN yang tinggal di sekitar pusat pemerintahan didorong mulai membiasakan diri bersepeda, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Tak hanya itu, Pemkab Banyuwangi juga memperkuat digitalisasi layanan pemerintahan guna menekan mobilitas yang tidak perlu. Optimalisasi sistem kerja berbasis digital dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menekan konsumsi BBM dari operasional kendaraan dinas.
Ipuk menegaskan, kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebaliknya, langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya hemat energi sejak dini di lingkungan pemerintahan.
“Kita berharap situasi global segera membaik, namun kebiasaan efisien energi harus tetap kita bangun mulai sekarang,” tegasnya.
Dengan pendekatan ini, Banyuwangi tidak hanya merespons dinamika global, tetapi juga mencoba membentuk pola kerja baru yang lebih adaptif, sehat, dan berkelanjutan. (Alex)