Breaking News

Makna Idul Adha 1447 H bagi Wartawan: Ruslan Abdul Gani Ajak Insan Pers Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Cybernewsindonesia.id | BANYUWANGI – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai secara mendalam oleh Jurnalis PT Brata Pos Media Biro Banyuwangi, Ruslan Abdul Gani. Di tengah gema takbir dan semangat pengorbanan, ia mengajak seluruh insan pers menjadikan Idul Adha sebagai refleksi moral untuk memperkuat integritas, independensi, dan kepedulian sosial dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurutnya, makna qurban tidak hanya sebatas ibadah penyembelihan hewan, melainkan simbol keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan demi nilai yang lebih besar. Nilai tersebut, sangat relevan dengan dunia pers yang setiap hari dituntut menjaga nurani serta keberanian dalam menyampaikan kebenaran kepada publik.

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Brata Pos Media Biro Banyuwangi, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita,” ujar Ruslan usai melaksanakan Sholat Eid, Rabu (27/5/2026) pagi.

Ia menilai keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, menjadi pelajaran besar tentang keikhlasan dalam menjalankan amanah. Ia menyebut, wartawan pun menghadapi bentuk “pengorbanan” tersendiri dalam menjalankan tugas jurnalistik setiap hari.

“Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan ketulusan serta kepatuhan tanpa syarat. Dalam dunia jurnalistik, wartawan juga diuji untuk menyembelih ego, kepentingan pribadi, bahkan keberpihakan. Jika tidak dilandasi keikhlasan, maka berita yang lahir tidak akan lurus,” tegasnya.

Ruslan juga menggambarkan, pena wartawan sebagai simbol qurban dalam profesi pers. Ia menilai kerja jurnalistik yang sehat membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, bahkan kenyamanan demi menghadirkan informasi yang akurat dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Setiap kali wartawan menulis, sesungguhnya ia sedang berqurban. Berqurban waktu untuk verifikasi, berqurban tenaga demi liputan di lapangan, dan berqurban kenyamanan untuk menyuarakan masyarakat kecil yang sering terpinggirkan. Tanpa keikhlasan, jurnalisme hanya akan menjadi komoditas,” ungkapnya.

Dalam momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini, Ruslan juga menitipkan tiga pesan penting kepada insan pers di Banyuwangi agar tetap menjaga marwah profesi di tengah derasnya arus informasi digital dan tekanan berbagai kepentingan.

Pertama, menjaga independensi pers. Menurutnya, wartawan harus tetap tunduk pada fakta dan kebenaran, bukan pada tekanan maupun kepentingan tertentu.

“Idul Adha mengajarkan kita untuk hanya tunduk kepada Allah SWT. Wartawan pun harus tunduk pada fakta dan kebenaran, bukan pada amplop atau pesanan,” katanya.

Kedua, memperkuat kepedulian sosial. Melalui pemberitaan, ia berharap media tidak hanya menjadi corong elit, tetapi hadir sebagai ruang perjuangan bagi masyarakat kecil dan kelompok lemah yang membutuhkan perhatian publik.

“Sebagaimana daging qurban dibagikan kepada fakir miskin, maka berita juga harus mampu hadir membela kaum lemah. Pers jangan hanya menjadi corong kekuasaan,” ujarnya.

Ketiga, merawat persaudaraan antar insan media. Meski berasal dari media yang berbeda, menurutnya wartawan tetap satu profesi yang memiliki tanggung jawab bersama menjaga kualitas informasi publik.

“Meski berbeda media, kita tetap satu profesi. Jangan saling sikut atau menjatuhkan. Pers yang kuat lahir dari solidaritas, etika, dan rasa saling menghormati,” imbuhnya.

Ruslan berharap Hari Raya Idul Adha tahun ini, menjadi momentum kebangkitan moral bagi insan pers di Banyuwangi untuk bekerja lebih jujur, profesional, berani, dan beretika.

“Bumi Blambangan membutuhkan pers yang sehat dan independen. Pers yang siap berqurban demi menghadirkan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” harapnya.

Menutup pernyataannya, Ruslan Abdul Gani turut mendoakan agar seluruh amal ibadah qurban masyarakat diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi Banyuwangi dan seluruh insan pers.

“Semoga Idul Adha ini semakin merekatkan persaudaraan dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya. (Tim)
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id