Cybernewsindonesia.id | Banyuwangi – Rencana pembangunan jembatan di wilayah Kandang Lembu, yang melintasi Sungai Lembu, kini memasuki tahapan penting.
Kepala Dinas PU CKPP Kabupaten Banyuwangi, H. Cahyanto Hendri Wahyudi, S.E., memastikan bahwa seluruh proses telah berjalan sesuai prosedur dan kini tengah memasuki tahap pengadaan barang dan jasa.
Hal tersebut disampaikan setelah dirinya bertemu dengan salah satu pihak yang menaruh perhatian terhadap proyek tersebut, yakni Mas Arifin.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan terkini terkait rencana pembangunan jembatan yang dinilai sangat penting bagi akses masyarakat di wilayah Kandang Lembu.
Cahyanto menjelaskan bahwa proses review oleh Inspektorat telah selesai dilakukan. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa perencanaan proyek telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta bebas dari potensi pelanggaran administrasi maupun teknis.
“Untuk jembatan Sungai Lembu, saat ini sudah selesai proses review dari Inspektorat. Sekarang kita masuk ke tahap pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme mini kompetisi (minikom) yang merupakan sistem langsung dari pemerintah pusat melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Sistem ini dirancang untuk memastikan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas dalam penunjukan penyedia jasa konstruksi.
Menurutnya, jika tidak ada kendala berarti dalam proses tersebut, maka dalam waktu maksimal dua minggu ke depan sudah dapat ditentukan pemenang atau penyedia jasa yang akan melaksanakan pembangunan jembatan tersebut.
“Kalau tidak ada kendala, maksimal dua minggu setelah hari Senin mendatang, kita sudah mendapatkan pemenang penyedia yang akan mengerjakan pembangunan jembatan Sungai Lembu,” jelasnya.
Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa proses tersebut tetap terbuka terhadap kemungkinan adanya evaluasi ulang, terutama apabila terdapat sanggahan, protes, atau penawaran yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kalau ternyata ada protes atau penawaran yang tidak sesuai, tentu akan kita evaluasi kembali. Tapi kalau semua berjalan normal, insya Allah proses penetapan penyedia bisa segera selesai,” tambahnya.
Pembangunan jembatan Sungai Lembu sendiri diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi mobilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses transportasi di wilayah tersebut.
Keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi penghubung penting yang memperlancar arus barang dan orang.
Di akhir penyampaiannya, Cahyanto berharap seluruh proses dapat berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga semua berjalan lancar dan pembangunan bisa segera dilaksanakan,” tutupnya.
(Alex)