cybernewsindonesia.id I Kabupaten Tegal – Kondisi memprihatinkan menyelimuti Jembatan penghubung antara wilayah Danawari dan Sangan Jaya, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Akses vital yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga tersebut kini berada dalam kondisi rusak berat dan membahayakan pengguna jalan. Ironisnya, meskipun rencana perbaikan sudah digaungkan, kesadaran warga akan bahaya yang mengintai masih terbilang minim.
Berdasarkan pantauan di lapangan, struktur jembatan yang menghubungkan dua kawasan ini menunjukkan kerusakan signifikan. Terlihat beberapa bagian konstruksi mengalami keretakan, dengan kondisi lantai jembatan yang sudah tidak layak dilintasi, Kondisi ini tentu sangat riskan, terlebih saat musim hujan yang dapat memperparah kerusakan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
Warga sekitar yang kerap melintas, seperti diakui oleh Abdul (45), seorang pengendara motor, mengaku sudah terbiasa dengan kondisi tersebut, meski dalam hati tetap was-was.
" Kadang deg-degan kalau bawa beban berat, tapi mau lewat mana lagi, ini jalan satu-satunya,” ujarnya di sela-sela aktivitasnya, Jumat (28/3/2026).
Meski warga menyadari adanya bahaya, terlihat belum ada inisiatif atau kesadaran kolektif dari masyarakat untuk sementara waktu menghindari penggunaan jembatan tersebut atau mencari jalur alternatif.
Sebagian besar masih memaksakan diri melintas dengan alasan efisiensi waktu dan jarak, seolah mengabaikan risiko runtuhnya struktur bangunan di setiap saat.Warga di carilan solusinya
Kabar baiknya, pihak terkait dikabarkan telah memasukkan jembatan ini ke dalam daftar program perbaikan infrastruktur .
Reporter : Aan