Cybernewsindonesia.id |
BUSUNGBIU – Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bermuatan semen terjadi di Simpang Mandore, Desa Subuk, wilayah hukum Polsek Busungbiu, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 12.30 Wita.
Insiden tersebut bermula saat truk bernomor polisi DK 8254 UE yang mengangkut sekitar 12 ton semen melintas menuju arah Desa Titab. Namun di tengah perjalanan, kendaraan mengalami kendala teknis berupa patahnya as roda bagian belakang, sehingga truk kehilangan kendali dan mundur secara tiba-tiba.
Akibatnya, bagian belakang truk menghantam tembok pembatas rumah milik dr. Gede Agus Mertasedana (49), warga Desa Kekeran. Benturan tersebut menyebabkan tembok batako berukuran kurang lebih 5 x 2 meter roboh. Selain itu, muatan semen yang dibawa juga tumpah dan berserakan di badan jalan.
Meski kejadian cukup mengejutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan material.
Berdasarkan hasil penanganan di lokasi, permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan antara sopir, Gede Yudi Artawan (47), dengan pemilik rumah, melalui kesepakatan ganti rugi, sehingga tidak dilanjutkan ke proses hukum.
Seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, S.I.K., M.Si., M.T., M.Sc., Kapolsek Busungbiu AKP Wayan Sukrawan, S.AP., M.AP., mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan, demi keselamatan bersama dan mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa faktor kelayakan kendaraan memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan berkendara.
(David)