Breaking News

Bunga Desaku di Pakusari, Gus Fawait Fokus Benahi Krisis Air dan Perkuat Layanan Kesehatan Warga


Jember – Penanganan krisis air bersih dan peningkatan akses layanan kesehatan menjadi dua isu utama yang mengemuka dalam agenda Bunga Desaku yang dipimpin Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) di Seger Nusantara, Kecamatan Pakusari, Senin (20/7/2026) malam.

Melalui forum dialog bersama tokoh masyarakat, kepala desa, dan generasi muda, Gus Fawait menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin persoalan kekurangan air bersih terus berulang setiap musim kemarau. 

Menurutnya, bantuan distribusi air hanya menjadi langkah darurat, sedangkan solusi permanen harus segera disiapkan.

Ia meminta camat, pemerintah desa, dan organisasi perangkat daerah terkait segera melakukan pemetaan wilayah yang rawan kekeringan. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penyusunan program jangka menengah hingga jangka panjang agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain infrastruktur dasar, Bunga Desaku juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai layanan kesehatan gratis yang telah disediakan pemerintah melalui program Universal Health Coverage (UHC). 

Gus Fawait mengaku masih menjumpai masyarakat yang belum mengetahui hak mereka untuk memperoleh pelayanan kesehatan tanpa biaya di puskesmas maupun rumah sakit.

Menurutnya, sosialisasi akan terus diperkuat agar seluruh warga, khususnya ibu hamil dengan risiko tinggi dan kelompok rentan lainnya, dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan sejak dini.

Sebagai penguatan layanan, Pemerintah Kabupaten Jember juga bersiap meluncurkan program Homecare pada 24 Juli 2026. Program tersebut dirancang untuk menghadirkan tenaga kesehatan langsung ke rumah pasien sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan mudah dijangkau masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember. Ia menilai sejumlah layanan publik mengalami perubahan signifikan, mulai dari administrasi kependudukan yang kini lebih mudah diakses hingga sektor pendidikan melalui penyaluran beasiswa kepada ribuan pelajar.

Ayub juga menilai perhatian pemerintah terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi serta pencegahan stunting menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Menurutnya, program Homecare menjadi salah satu inovasi yang layak didukung karena menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.

"Program seperti ini sangat membantu masyarakat karena pemerintah hadir langsung memberikan pelayanan, bukan menunggu masyarakat datang," ujarnya.

(Ovi)
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id