Cybernewsindonesia.id | Bangorejo - Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forpimka) bersama jajaran Koramil Bangorejo menggelar rapat koordinasi terkait rencana penutupan jalan untuk kegiatan keagamaan.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB ini membahas persiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas demi kelancaran acara pengajian akbar yang akan datang.
Dalam arahannya, Danramil Bangorejo Kapten Inf I Ketut Sukranata, S.Sos. menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk memastikan kenyamanan warga sekitar maupun para jemaah.
Kehadiran Danramil bersama aparat kewilayahan, termasuk keterlibatan aktif Babinsa Desa Bangorejo Kopka Yono Adi Susanto, menunjukkan komitmen penuh TNI dalam mengawal setiap kegiatan kemasyarakatan, khususnya tradisi amalan jemaah dzikir peninggalan KH. Hamim Tohari Djazuli (Gus Miek), agar berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Berdasarkan hasil musyawarah mufakat yang dihadiri oleh unsur pemerintah desa, kepolisian, serta panitia penyelenggara, diputuskan bahwa jalan di depan rumah Ibu Hj. Mardiana (Dusun Bangorejo RT/RW 03/01) akan ditutup selama tiga hari.
Penutupan ini berkaitan dengan pelaksanaan Pengajian Sema'an Al-Qur'an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 hingga 7 September 2026.
Sebagai langkah antisipasi kemacetan dan untuk mengakomodasi mobilitas warga, forum menyepakati penerapan sistem rekayasa lalu lintas berupa penutupan setengah badan jalan dengan sistem buka-tutup.
Melalui solusi ini, pihak panitia yang didampingi aparat keamanan berharap kegiatan keagamaan dapat berjalan khidmat tanpa mengganggu aktivitas harian masyarakat pengguna jalan secara total.
(Alex)