Pemalang-cyber News Indonesia- Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai acara tasyakuran sekaligus peresmian Rumah Joglo Pamulihan milik pasangan H. Arkanudin dan Hj. Nur Wahyu Ningsih yang digelar di Dusun Pamulihan, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Minggu (21/6/2026).
Acara yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, para ketua RT dan RW, serta tamu undangan dari berbagai daerah, termasuk dari Ambarawa. Kehadiran masyarakat yang memadati lokasi acara menunjukkan antusiasme dan dukungan terhadap keberadaan Rumah Joglo Pamulihan yang diharapkan membawa manfaat luas bagi warga sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Dalam sambutannya, H. Arkanudin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir memenuhi undangan keluarganya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Rumah Joglo Pamulihan tidak hanya bertujuan sebagai aset keluarga, tetapi juga diharapkan menjadi ruang bersama yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan sosial, budaya, keagamaan, hingga kegiatan ekonomi.
"Kami berharap Rumah Joglo Pamulihan ini dapat menjadi tempat yang membawa manfaat, mempererat silaturahmi, serta mendukung berbagai kegiatan masyarakat," ujar H. Arkanudin di hadapan para tamu undangan.
Acara peresmian juga dihadiri Camat Warungpring, Agus Syarif Nurhadi, SH, yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas hadirnya bangunan bernuansa tradisional Jawa yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal.
Dalam sambutannya, Camat Warungpring menilai Rumah Joglo Pamulihan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
"Rumah Joglo merupakan warisan budaya bangsa yang sarat nilai kearifan lokal. Kehadirannya patut kita syukuri karena selain melestarikan budaya, juga dapat dimanfaatkan sebagai gedung pertemuan yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat," ungkapnya.
Menurut Agus Syarif Nurhadi, keberadaan Rumah Joglo Pamulihan berpotensi menciptakan dampak ekonomi yang positif bagi warga sekitar. Berbagai sektor usaha dapat tumbuh seiring dengan meningkatnya aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut.
"Mulai dari jasa katering, dekorasi, tata rias, dokumentasi, penyewaan perlengkapan acara, usaha kuliner, parkir hingga berbagai usaha mikro lainnya dapat berkembang apabila dikelola dengan baik," jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi yang harmonis dengan masyarakat sekitar agar keberadaan Rumah Joglo Pamulihan benar-benar menjadi sumber manfaat bersama.
Sementara itu, warga yang hadir menyambut baik berdirinya Rumah Joglo Pamulihan. Mereka berharap lokasi tersebut dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat yang mampu mempererat kebersamaan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa.
Puncak acara ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kyai Mundofir Sa'ali. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT, menjaga persaudaraan, serta memanfaatkan setiap amanah dan rezeki yang diberikan untuk kemaslahatan umat.
Dengan diresmikannya Rumah Joglo Pamulihan, masyarakat berharap bangunan tersebut dapat menjadi ikon baru di wilayah Pamulihan sekaligus pusat kegiatan yang memperkuat nilai gotong royong, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kabiro Pemalang :
Nurokais