Breaking News

JFC Dinilai Layak Jadi Ikon Karnaval Dunia, DPR RI Soroti Pentingnya Dukungan Pemerintah Pusat


Jember – Jember Fashion Carnaval (JFC) dinilai telah berkembang menjadi aset pariwisata dan ekonomi kreatif nasional. Karena itu, dukungan pemerintah pusat dinilai menjadi faktor penting agar festival yang lahir dari Kabupaten Jember tersebut mampu bersaing dengan karnaval-karnaval bergengsi di tingkat dunia.

Pandangan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, saat melakukan kunjungan kerja di sela penyelenggaraan JFC 2026, Sabtu (25/7). Menurutnya, JFC merupakan bukti bahwa industri kreatif mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

Ia menilai keberhasilan JFC selama lebih dari dua dekade tidak lepas dari konsistensi masyarakat Jember dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Karena itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif perlu memberikan dukungan yang lebih konkret agar JFC memiliki daya saing global.

"Event seperti JFC layak mendapatkan perhatian lebih karena dampaknya tidak hanya pada pariwisata, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi masyarakat," ujarnya.

Menurut Sara, setiap penyelenggaraan JFC menghadirkan efek berantai bagi berbagai sektor usaha. Tingkat hunian hotel meningkat, pelaku UMKM memperoleh pasar yang lebih luas, sementara produk-produk unggulan Jember mendapat kesempatan dipromosikan kepada wisatawan dari berbagai daerah maupun luar negeri.

Ia juga mendorong agar penyelenggaraan JFC terus berinovasi dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, sehingga mampu menjadi festival yang inklusif sekaligus memperkuat identitas Indonesia di mata dunia.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Jember menilai pengembangan JFC harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur. Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan salah satu kebutuhan mendesak daerah adalah peningkatan kapasitas Bandara Jember.
Menurutnya, akses transportasi udara masih menjadi tantangan bagi wisatawan yang ingin menghadiri berbagai agenda berskala nasional maupun internasional di Jember. Karena itu, dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan bandara dinilai akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan sektor pariwisata.

"Kalau akses menuju Jember semakin mudah, tentu peluang mendatangkan wisatawan juga semakin besar. Itu yang kami harapkan bisa mendapat dukungan dari pemerintah pusat," kata Fawait.

Pemkab Jember optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan kementerian terkait akan mempercepat langkah JFC menuju panggung internasional. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, festival tersebut diyakini tidak hanya menjadi kebanggaan Jember, tetapi juga representasi Indonesia di industri karnaval dunia.

(Wiwik)
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id