Breaking News

Sekitar 600 Pelajar di Banyuwangi ikuti Kejurkab Pencak Silat 2025 yang digelar IPSI Banyuwangi

Cybernewsindonesia.id | Banyuwangi — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam membina dan mengembangkan potensi atlet muda melalui penyelenggaraan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat 2025 antar pelajar. 

Kegiatan bergengsi ini digelar di GOR Tawangalun Banyuwangi, Jumat (26/12/2025), dan berlangsung meriah dengan antusiasme peserta serta dukungan penuh dari berbagai unsur pemerintahan dan aparat keamanan.
Kejuaraan ini diikuti lebih dari 600 peserta yang berasal dari jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Banyuwangi. Para pesilat muda tersebut berkompetisi untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp30.000.000 (Tiga Puluh Juta Rupiah), sekaligus menjadi ajang seleksi atlet potensial yang akan dipersiapkan menuju kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

Ketua IPSI Banyuwangi "I Made Cahyana Negara", melalui Ketua Pelaksana Kejurkab, "H. Suwito", menyampaikan bahwa Kejurkab ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda.

"Kejurkab Pencak Silat 2025 ini merupakan wujud komitmen IPSI Banyuwangi dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi sejak usia dini. 
Selain prestasi, kami juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan mental juara kepada para pelajar,” ujar H. Suwito, dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa tingginya jumlah peserta menunjukkan perkembangan pesat pencak silat di Banyuwangi, sekaligus menjadi bukti bahwa olahraga tradisional warisan budaya bangsa ini masih sangat diminati oleh generasi muda.
Kegiatan Opening Ceremony Kejurkab 2025 tersebut turut dihadiri oleh Bupati Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi yang diwakili oleh Wakapolresta, Kodim 0825 Banyuwangi yang diwakili Kasdim, Lanal Banyuwangi, anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Bupati Banyuwangi memberikan apresiasi kepada IPSI Banyuwangi atas konsistensinya dalam membina olahraga pencak silat, sekaligus mendorong para pelajar untuk terus berlatih dan berprestasi.
"Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus terus kita lestarikan. Melalui Kejurkab ini, kita berharap lahir atlet-atlet Silat Banyuwangi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional,” tutur Bupati. 

Sepanjang pertandingan, suasana GOR Tawangalun dipenuhi semangat juang para atlet Pesilat muda, sorak-sorai suporter dari penonton dan juga Siswa sekolah, serta pengawasan ketat dari panitia dan aparat keamanan demi memastikan kejuaraan berjalan tertib, lancar, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Dengan terselenggaranya Kejurkab Pencak Silat 2025 ini, IPSI Banyuwangi optimistis pembinaan atlet pencak silat di daerah akan semakin kuat, terstruktur, dan berkelanjutan, serta mampu mencetak generasi pesilat yang tidak hanya berprestasi di arena, tetapi juga berkarakter di kehidupan sosial.

(Redaksi)
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id