Cybernewsindonesia.id | JEMBRANA - Diduga kurang hati-hati, sebuah mobil menghantam jembatan di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Jembatan sungai Bilukpoh, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali, pada Senin (5/1/2026), dini hari.
Dari informasi, insiden kecelakaan tunggal atau Out of Control (OC) terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Kecelakaan dialami mobil Daihatsu Gran Max bernomor polisi DK 1742 GT, dikemudikan Yoga Wanggana (47) asal Jember, Jawa Timur.
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula ketika mobil yang itu melaju dari arah timur ke barat atau arah Denpasar menuju Gilimanuk, saat di lokasi, diduga pengemudi kurang hati hati dan menabrak besi pembatas jembatan hingga mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka.
"Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan tikungan, pengemudi diduga kurang berhati-hati. Saat itu kondisi cuaca sedang hujan gerimis, sehingga kendaraan hilang kendali dan menabrak payal atau besi pembatas jembatan di sisi kiri," ujar Iptu Aldri Setiawan, Senin (5/1/2026).
Akibat benturan keras tersebut, bagian depan mobil mengalami kerusakan parah dengan lampu pecah dan bodi penyok. Total kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, lima orang di dalam mobil dilaporkan mengalami luka ringan (LR), di antaranya, Yoga Wanggana (Sopir), mengalami luka pada bagian muka, serta empat orang penumpang lainya Ruci Rachman, Rizky Dwirana Lating, Rizki Ainun Putra, dan Siti Suaminah.
Seluruh korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi. Pihak kepolisian dari Polsek Mendoyo telah mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana untuk penanganan lebih lanjut.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap waspada dan menjaga konsentrasi, terutama saat melintasi jalur tikungan di tengah kondisi cuaca hujan," tutup Iptu Aldri.
(David)