Cybernewsindonesia.id | BANYUWANGI – Tasyakuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VI Kodim 0825/Banyuwangi digelar di Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., Camat Genteng Khoirul Hidayat, S.STP., M.Si., jajaran TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta sekitar 150 warga.
Tasyakuran ini menjadi penanda rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang diharapkan mampu memperlancar akses dan mobilitas masyarakat sekaligus menghubungkan wilayah antardusun di Desa Kembiritan.
Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P. mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari karya bakti TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya memperpendek akses dan waktu tempuh warga, tetapi juga diharapkan mendukung aktivitas sosial serta perekonomian masyarakat.
Setelah pembangunan rampung, jembatan tersebut direncanakan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dikelola dan dipelihara.
Dandim juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga fasilitas tersebut, terutama memastikan jalur aliran air atau aramco tetap bersih dari sampah. “Jembatan ini memiliki kemampuan beban maksimal 15 ton.
Kami mengimbau masyarakat agar kendaraan yang melintas menyesuaikan dengan kapasitas tersebut,” kata Triyadi.
Kepala Desa Kembiritan Sukamto menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0825/Banyuwangi dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan jembatan tersebut.
Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Mudin Kaderi serta pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa Kembiritan yang diberikan kepada Dandim 0825/Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIB itu berjalan aman, tertib dan lancar.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam pembangunan jembatan yang kini diharapkan menjadi akses penting bagi warga Desa Kembiritan.
(Alex)