Breaking News

"Nur Miasih" Mendaftarkan Diri sebagai Calon Kepala Desa Jojogan, Siap Mengabdi untuk Masyarakat


Pemalang - cybernewsindonesia.id |

Nur Miasih, seorang ibu rumah tangga asal Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Jojogan. Pendaftaran tersebut berlangsung pada tanggal 3 dan turut diiringi oleh sejumlah pendukung yang memberikan dukungan kepada dirinya.

Kehadiran Nur Miasih dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jojogan 2026 menjadi langkah berani sebagai bentuk panggilan hati untuk ikut berkontribusi dalam membangun dan memajukan desa kelahirannya.

Dalam wawancara dengan Cyber News Indonesia, Nur Miasih menyampaikan bahwa dirinya maju sebagai calon kepala desa setelah mendapat amanah dan dorongan dari masyarakat.

"Saya diberi amanah oleh warga masyarakat. Ini merupakan panggilan hati bagi saya sebagai warga asli kelahiran Desa Jojogan untuk dapat bersumbangsih dan memberikan sesuatu yang terbaik bagi tanah kelahiran saya," ujar Nur Miasih.

Ia juga memperkenalkan jargon yang menjadi semangat dalam pencalonannya, yakni "Biyunge Wong Tani, Ngopeni Masyarakaté lan Natani Administrasiné."

Menurutnya, jargon tersebut mencerminkan komitmennya untuk memperhatikan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus melakukan pembenahan dalam hal pelayanan dan administrasi pemerintahan desa.

Nur Miasih berharap apabila nantinya mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Desa Jojogan, berbagai cita-cita dan harapan yang telah disampaikan dapat diwujudkan bersama-sama.

"Insyaallah, jika saya terpilih, apa yang menjadi cita-cita saya semoga dapat terwujud. Saya memohon kepada masyarakat agar dapat menentukan pilihan dengan ikhlas dan rida. Semua kembali kepada masyarakat yang memiliki hak untuk menentukan arah perubahan desa," tuturnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pelaksanaan Pilkades yang bersih, jujur, dan bermartabat. Nur Miasih berharap tidak terjadi praktik politik uang dalam kontestasi Pilkades Jojogan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026.

"Saya tidak ingin ada politik uang dalam kontestasi Pilkades tanggal 9 November 2026. Masyarakat harus hadir dan ikut menyukseskan Pilkades ini. Siapa pun yang nantinya terpilih, semoga dapat membawa Desa Jojogan menjadi lebih baik," pungkasnya.

Dengan pendaftaran tersebut, Nur Miasih berharap proses Pilkades Jojogan dapat berjalan secara demokratis, aman, dan kondusif. Ia juga mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan penuh kesadaran serta memilih calon yang dinilai mampu membawa perubahan positif bagi Desa Jojogan.

Pimpinan Redaksi Jateng : M.Imam
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id